SaaS Bussiness Model - Volantech Bahasa Indonesia
58357
single,single-post,postid-58357,single-format-standard,qode-core-1.2,ajax_fade,page_not_loaded,,pitch-ver-1.7, vertical_menu_with_scroll,smooth_scroll,grid_1300,blog_installed,wpb-js-composer js-comp-ver-5.0,vc_responsive

SaaS Bussiness Model

Penggunaan perangkat lunak sebagai penunjang keanekaragaman kegiatan manusia dalam memenuhi kebutuhan. Salah satunya yaitu software as a service yang merupakan penggunaan software dibidang bisnis yang membantu pengguna dalam penunjang pengambilan keputusan sesuai tujuan usaha.

 

saas-bisnisMemodelkan bisnis layaknya menggambarkan secara rasional bagaimana sebuah organisasi dapat menciptakan suatu nilai tambah terhadap upaya ekonomi. Melalui analisis ini, diharapkan berbagai permasalahan yang timbul dari kegiatan bisnis dapat dianalisa secara detail serta disederhanakan untuk memperbaiki permasalahan. Hal ini bertujuan untuk menaikkan profitabilitas dan efektivitas dari segala kegiatan yang berkaitan dengan tindakan ekonomi perusahaan. Selain masalah intern perusahaan, dengan pemodelan bisnis perusahaan dapat mengalisa lingkungan ekonomi, sosial, infrastruktur, serta perkembangan konsumen dan persaingan usaha.

 

Banyaknya pemodelan serta pengembangan dan berbagai perubahan untuk bisnis didorong oleh perkembangan perilaku konsumen dan pangsa pasar yang terus berubah. Saat ini kecangihan teknologi mendorong perusahaan-perusahaan besar untuk ikut andil dalam pengembangan pemodelan bisnis dengan memanfaatkan teknologi serta internet. Dengan memanfaatkan teknologi ini, tindakan usaha perusahaan dapat mencapai tujuannya dengan biaya yang minimal. Dalam menjawab tuntutan keuntungan ini, berbagai teori dapat digunakan untuk menghasilkan jawaban yang mendekati kebutuhan. Namun hal ini dapat berubah seiring waktu, karena berbagai kondisi tidak akan sama seperti saat pemodelan itu digunakan. Saat ini salah pemodelan bisnis yang digunakan untuk menjawab kebutuhan saat ini adalah penggunaan SaaS business model. Pemodelan ini telah tumbuh beberapa tahun ini, sebagai hasil kemajuan teknologi. Dengan adanya pemodelan bisnis yang baru ini, biaya yang menakutkan dari lisensi perangkat lunak tidak lagi menjadi hal yang menakutkan bagi perusahaan.      

 

Software as a service seakan perahu layar yang telah memiliki mesin uap, begitulah gambaran yang pas saat SaaS berkembang dengan memanfaatkan Cloud Computing. Dengan cloud potensi keuntungan dalam keberhasilan menghadapi persaingan usaha sangat tinggi. Namun untuk memenangkan keberhasilan dalam pasar ekonomi yang semakin kompetitif diperlukan kemahiran dan analisa serta aksi yang tepat sesuai dengan kondisi dan situasi. Selain faktor-faktor internal SaaS, juga terdapat faktor external penunjang keberhasilan pemodelan ini seperti teknik penjualan, service after sales, peluang kemitraan, masalah finansial, dan pertimbangan teknis lainnya.

 

SaaS dianggap telah berhasil dalam menciptakan strategi pemasaran software baru dimana telah dapat menjawab tujuan usaha yaitu keuntungan, finansial, dan pertumbuhan usaha. Dengan SaaS, perusahaan tidak perlu lagi mendevelop perangkat lunak dari awal kemudian memerlukan pengeluaran biaya rutin pemeliharaannya. Dengan aplikasi SaaS bisnis perusahaan menghitung arus kas melalui biaya akuisisi pelanggan, churn, nilai pelanggan dan sebagainya dengan aplikasi yang mereka sewa. Perusahaan tidak lagi membeli lisensi software yang mahal untuk kepemilikan dan untuk mengkostomisasi diperlukan biaya yang lumayan mahal. Saas yang telah menjadi permintaan dunia, dikarenakan hal berikut ini:

 

  • Biaya kepemilikan perangkat lunak dapat ditekan, karena perusahaan mendapatkan solusi untuk penggunaan perangkat lunak dengan biaya yang lebih murah.
  • Proses instalasi software lebih cepat, dapat digunakan berbagai lokasi perusahaan, serta konfigurasi yang dapat dikontrol karena menggunakan jaringan cloud.
  • Perubahan, update, serta upgrade aplikasi dapat dengan cepat dan memberikan dampak minimal terhadap kerusakan sistem
  • Penghematan biaya terhadap sumber daya manusia. Perusahaan tidak perlu lagi mempekerjakan spesialis IT, analisis sistem, dan administrasi sistem. Sehingga dapat menghemat gaji, tunjangan, dan lain sebagainya
  • Dengan adanya kerjasama dengan vendor perangkat lunak, perusahaan akan lebih fokus akan kegiatan bisnisnya. Beban perangkat lunak diserahkan kepada vendor yang lebih berpengalaman sehingga dapat meningkatkan produktivitas penggunaan aplikasi.
  • Tingkat efisiensi yang tinggi, karena seluruh hal yang berkaitan dengan perangkat lunak telah ditransfer ke vendor perangkat lunak. Sehingga perusahaan dapat terus bersaing terhadap iklim perekonomian dan dapat unggul dengan teknologi yang terbaik dan unggul dalam persaingan.
  • Peningkatan ROI perusahaan dalam penggunaan SaaS dalam jangka menengah dan panjang karena seluruh operasional perusahaan dapat digabungkan melalui jaringan terstruktur untuk pengolahaan data perusahan.

 

Dalam memilih model bisnis yang sesuai dengan perusahaan merupakan langkah yang sulit dan berat karena diperlukan penyesuaian dan pertimbangan lainnya. Namun untuk menghadapi iklim persaingan ekonomi saat ini, perusahaan harus menemukan ide-ide kreatif dan strategi yang cocok dan dapat bersinergi dengan seluruh organisasi perusahaan. Silahkan menghubungi dev@volantech.io untuk menjawab masalah teknologi di perusahan anda.

 

©Written By : Andi Wijaya Tjoa S.Kom

Silahkan mengunjungi referensi berikut:

http://chaotic-flow.com/saas-business-model-competitive-advantage-revisited/

http://www.fasb.org

http://saasaddict.walkme.com/choosing-saas-business-model/

http://sixteenventures.com/difference-between-asp-and-saas

Volantech Content Admin About the author
No Comments

Leave a Comment: