IT Infrastructure as a Service - Volantech Bahasa Indonesia
58364
single,single-post,postid-58364,single-format-standard,qode-core-1.2,ajax_fade,page_not_loaded,,pitch-ver-1.7, vertical_menu_with_scroll,smooth_scroll,grid_1300,blog_installed,wpb-js-composer js-comp-ver-5.0,vc_responsive

IT Infrastructure As a Service

Infrastruktur IT merupakan segala sumber daya teknologi yang terdiri dari perangkat kerasm perangkat lunak, dan  jaringan yang dibutuhkan untuk pengelolaan hal yang berhubungan dengan teknologi informasi. Investasi pada infrastruktur Teknologi informasi berupa perangkat keras, lunak, pendidikan atau pelatihan dan sebagainya.

 

iaasPerangkat keras dan lunak, sumberdaya jaringan, sdm, dukungan teknis dan sebagainya merupakan komposisi pembangun infrastruktur Teknologi Informasi. Dalam menjalankan roda bisnisnya, perusahan selalu berupaya menerapkan prinsip bisnis yaitu bagaimana bekerja dengan efektif dan efisien dengan pengeluaran seminimal mungkin dan memberikan keuntungan yang sebesar-besarnya. Penggunaan teknologi mungkin merupakan solusi untuk meningkatkan kinerja perusahaan namun instrumen strategis tersebut memerlukan biaya investasi awal yang terkadang buat pemilik tercengang. Hal itu belum selesai sampai disana, untuk menjalankan teknologi yang terbaru diperlukan tenaga-tenaga yang kompeten. Mengadopsi sistem dan teknologi usang, hanya akan membuat perusahaan berputar-putar dalam lingkaran “drakula” karena banyak biaya dan waktu yang terbuang. Semua infrastruktur yang dibangun memerlukan maintenance yang kembali lagi dapat membuat pemilik usaha tercengang dengan biaya yang harus dikeluarkan.

 

Infrastructure as a Service atau biasa dikenal dengan IaaS hadir sebagai jawaban akan kebutuhan teknologi. Banyak organisasi bisnis menyadari dengan menjaga keselarasan tujuan dari bisnis yang disertai dukungan teknologi dapat memenangkan persaingan bisnis. Dunia bisnis yang semakin kompetitif dan terus berubah-rubah memerlukan tata kelola IT yang optimal untuk memenuhi kebutuhan organisasi. IaaS untuk itu perlu dikelola secara profesional dan mengikuti tren perkembangan teknologi.

 

Teknologi terbaru dan termutakhir adalah komputasi cloud sebagai infrastruktur layanan server storage, jaringan, maupun sistem operasi. Klien dapat membeli sumber daya tersebut secara outsource yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan. Dengan adanya layanan IaaS nilai belanja perangkat IT dapat ditekan, karena layanan IaaS dibayar berdasarkan periode waktu penggunaan. Dengan teknologi resource komputasi yang berperforma tinggi, aman, reliable, maupun scalable, IaaS menawarkan berbagai kemudahan dalam menjalankan tujuan bisnis dan organisasi. Dengan harga yang dipatok sesuai dengan apa yang digunakan, IaaS digunakan oleh berbagai perusahaan kecil dan menengah, lembaga pengumpul data, maupun perusahaan besar.

 

Contoh IaaS yang saat ini berkembang adalah co-location berupada data center, dimana infrastruktur dibagun oleh sebuah perusahaan pengelolaan data yang melayani penyediaan bandwidth internasional hingga lokal, konektivitas end-user, keamanan, power, DRC, maupun pengelolaan server. Data center ini pada umumnya menawarkan teknologi tercanggih dengan jaminan keamanan, kerahasian, dan elastisitas data. Dengan dikelola oleh tim yang professional, keamanan, perlindungan terhadap kebakaran dan monitoring  24/7 menjadikan banyak perusahaan baik dari kalangan UKM, organisasi polling, pemerintah, hingga perusahaan besar yang telah memiliki data Center.

 

Pelaku bisnis yang memilih menggunakan IaaS dikarenakan beberapa kelebihan yang dapat diperoleh yaitu:

  • Efisiensi, dengan menggunakan platform cloud IaaS akan semakin menghemat pengeluaran operasional. Pengguna IaaS tidak memerlukan investasi pada infrastruktur fisik karena pihak ketiga telah menyediakan sumber daya yang lebih profesional dan pengguna hanya membayar apa yang mereka gunakan.
  • Fleksibilitas dan Skalabilitas, dengan IaaS pengguna tidak perlu membangun infrastruktur fisik. Pengguna hanya menyediakan infrastruktur IT yang lebih cepat terealisasi, sehingga skalabilitas kebutuhan dapat dengan cepat dicapi dengan biaya yang lebih murah.
  • Integrasi dengan Infrastruktur yang ada, perusahaan besar yang sudah memiliki data center terkadang memilih menggunakan layanan IaaS. Dengan tujuan menjaga akses data center, perusahaan biasanya menggunakan jasa IaaS yang dapat diintegrasikan antara infrastruktur perusahaan dengan infrastruktur IaaS, baik API maupun SDK.
  • Menjamin ketersediaan data, hal ini karena server penyimpanan data bukan hanya 1. Kekhawatiran akan data yang rusak maupun data yang tersebar dapat ditangani dan dimonitoring oleh tim profesional pengelola IaaS
  • Kemanaan fisik, tim IaaS menanggapi masalah fisik infrastruktur dengan serius terhadap ancaman gangguan ini dengan melakukan tindakan pencegahaan yang ketat
  • Meningkatkan produksivitas perusahaan, karena departemen IT tidak lagi mengerjakan pemeliharaan sistem. Departemen IT akan mengembangkan solusi serta aplikasi yang lebih inovatif dan menghilangkan inefisiensi dan meningkatkan output.

 

Perusahaan perlu mengoptimalisasi pengeluaran terhadap pembangunan infrastruktur, namun bukan dengan mengesampingkan faktor teknologi karena dengan teknologi berbagai keuntungan persaingan bisnis dapat dimenangkan oleh perusahaan. Hal ini dikarenakan teknologi merupakan instrumen strategis yang dibutuhkan perusahaan untuk berpacu dan bersaing menghadapi persaingan bisnis saat ini, silahkan menghubungi dev@volantech.io untuk informasi yang relavan.

©Written by: Satriadi Wijaya Tjoa S.Kom

 

Silahkan mengunjungi referensi berikut:

http://www.businessbee.com/resources/technology/storage/iaas-advantages-of-storing-data-in-the-cloud/

http://www.teknovatus.com/

https://support.rackspace.com/white-paper/understanding-the-cloud-computing-stack-saas-paas-iaas/

https://www.techopedia.com/definition/29199/it-infrastructure

Volantech Content Admin About the author
No Comments

Leave a Comment: